
TANGERANG, KOMPAS.com – Setelah sukses memasok BAIC BJ40 sebagai kendaraan operasional militer, BAIC Indonesia kini membuka peluang lebih luas melalui model terbarunya, BAIC BJ30 Hybrid. Model SUV hybrid tersebut diproyeksikan untuk mengikuti jejak BJ40 sebagai armada dinas, menyusul performanya yang dinilai memadai dan karakter off-road yang kuat. Sales Director BAIC Indonesia, Hanafi Derus, mengungkapkan bahwa BJ40 telah melewati berbagai pengujian sebelum akhirnya resmi digunakan oleh satuan elite TNI. “Betul, kami memang ada masuk ke Kopassus. Sama rencana kami akan ada masuk ke Marinir. Karena memang mobil ini kan sebelum kami masuk, mobil ini dites,” ujar Hanafi kepada Kompas.com (23/11/2025). “Dites kemampuannya dari pihak Kopassus. Ya berarti itu membuktikan memang BJ40 kami kan kuat di segala medan,” kata dia.
Menurutnya, BJ40 telah digunakan instansi militer sejak akhir 2024 dan BAIC telah mengirimkan 22 unit kepada Kopassus sebagai batch awal. Keberhasilan itu menjadi pijakan penting bagi BAIC Indonesia untuk memperkenalkan BJ30 Hybrid sebagai opsi baru untuk instansi pemerintah maupun militer. Hanafi menyebutkan bahwa BJ30 Hybrid yang unitnya baru tiba pada bulan ini juga akan disiapkan untuk ditawarkan ke sejumlah instansi negara. “Nah yang BJ30 Hybrid kan kita kebetulan unitnya baru sampai di bulan ini. Jadi kita tetap akan coba untuk dimasukin ke instansi-instansi juga,” ucap Hanafi.
Walau masih dalam tahap penjajakan, BAIC yakin BJ30 Hybrid memiliki potensi besar berkat desainnya yang tangguh, tenaga besar, serta kemampuan melewati berbagai medan. Selain potensi sebagai kendaraan dinas, Hanafi menambahkan bahwa BJ30 Hybrid juga dipersiapkan untuk dirakit secara lokal. “BJ30 rencananya tahun depan CKD, kalau BJ40 sudah CKD. Mungkin bulan Maret 2025 (BJ30 sudah CKD),” kata Hanafi. Langkah CKD di Indonesia diharapkan dapat mempercepat pengadaan unit untuk instansi pemerintah, menekan biaya distribusi, sekaligus membuka peluang BJ30 Hybrid untuk masuk ke program-program strategis nasional di masa mendatang.
Meski begitu, Hanafi menegaskan bahwa pembahasan mengenai peluang BJ30 Hybrid ataupun model BAIC lainnya menjadi mobil nasional masih terlalu dini. “Kita berharap aja ya (jadi mobil nasional). Belum sampai ke sana sih,” ujar Hanafi. Sebagai informasi, BAIC BJ30 Hybrid hadir sebagai SUV hybrid berperforma tinggi yang mengusung mesin 1.5L turbo, dipadukan dengan dua motor listrik. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga gabungan mencapai 403 Tk dan torsi 685 Nm, menjadikannya salah satu SUV hybrid paling bertenaga di kelasnya.
Secara dimensi, BJ30 memiliki ukuran yang cukup besar dengan panjang 4.730 mm, lebar 1.910 mm, tinggi 1.790 mm, serta jarak sumbu roda 2.820 mm. Ground clearance setinggi 215 mm membuatnya lebih siap menghadapi medan yang beragam, termasuk jalan tidak rata dan kontur off-road ringan.
